Jumat, 06 April 2012

Modifikasi Yamaha Scorpio 2004 Supermoto

Modifikasi Yamaha Scorpio 2004 Supermoto


honda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologihonda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologimotobike,lery,rachmat,rizky,modifikator,caos,custom,bike,paling,suka,bikin,proyek,cobacoba,contoh,beber,saat,memasang,mesin,honda,tiger,di,sasis,crf,menurut,beber,modifikator,sulit,dilakukan,nah,pada,proyek,cobacoba,baru,memasukkan,mesin,yamaha,scorpio,ke,sasis,aprilia,sxv,milik,mr,x,asal,cinere,depok,jabar,tak,mau,kenal,proyek,lebih,sulit,mesin,scorpio,lebih,besar,sasis,sxv,gabungan,antara,alumum,tubular,ang,lery,san,modifikator,nyentrik,oh,iya,tahu,aprilia,sxv,kan,lo,motor,asal,italia,bergenre,supermoto,menggendong,mesin,vtwin,77ordm,ada,dua,pilihan,mesin,450,cc,550,cc,sxv,pu,kembaran,bernama,rxv,beda,merup,versi,offroad,maka,pakai,ban,tahu,sasis,sxv,golong,unik,selain,gabungan,alumum,besi,model,alis,bentuk,eye,catching,khas,rancangan,negeri,pizza,lengan,ayun,pun,menarik,menyiku,berlubang,tampak,futuristik,bobot,tentu,s,ringan,redamanan,kakikaki,tentu,s,maknyus,dipakai,stoppie,mr,testo,stabil,tuh,motor,memang,populasi,tak,bak,maka,dt,limbah,sulit,tak,heran,jika,harga,golong,mahal,menurut,lerry,belanja,limbah,svx,s,menci,rp,80,juta,belum,masuk,ongkos,pasang,lain,busyet,mahal,banget,ya,dt,mobil,seken,kondisi,s,tuh,maka,saat,gambling,pasang,mesin,scorpio,sudah,siapsiap,kalau,gagal,mesti,balikin,uang,konsumen,rp,50,juta,pr,lerry,bengkel,beralamat,di,jl,pancoran,barat,no,6c,jaksel,ta,pemasangan,mesin,scorpio,ke,rangka,sxv,memang,rumit,pertama,ada,bagian,rangka,sxv,mesti,dips,tepat,sisi,kanankiri,asli,membentuk,big,mirip,belah,ketupat,fungsi,pemegang,mesin,sxv,pas,di,bagian,tengah,paksa,dips,lantaran,mesin,scorpio,lebih,lebar,sehingga,mentok,biar,bagian,depan,mesin,225,cc,kepegang,sasis,dibikinkan,sasis,baru,model,alis,mirip,ducati,bentuk,jadi,mirip,memeluk,mesin,tak,ha,sisi,depan,bagian,belg,perlu,bikin,braket,baru,pakai,besi,pelat,sekitar,8,mm,biar,kuat,beg,pemegang,mesin,sisi,atas,semua,diatur,maksimal,agar,mesin,duduk,kuat,akhir,bikin,leher,knalpot,disambungkan,silencer,asal,negeri,valentino,rossi,leovince,akhir,proyek,pun,sukses,lerry,tak,jadi,kehilangan,rp,50,juta,tentu,malah,untung,hehehee,setelah,cobacoba,lagi,bos,data,modifikasi,upside,down,aprilia,sxv,swing,arm,aprilia,sxv,frame,aprilia,sxv,omol,kawasaki,dtracker,250,pelek,dpnblkg,excel,takasago,350x17,450x17,ban,dpnblkg,metzeler,1207017,1607017,sokbreker,belg,aprilia,sxv,per,mas,set,dpn,blkg,aprilia,sxv,cakram,kawasaki,dtracker,250,body,set,aprilia,sxv,handel,kopling,pivot,zeta,headlamp,aprilia,sxv,sein,drc,stop,lamp,aprilia,sxv,gas,spontan,domino,knalpot,leovince,rantai,rx,520h,sepatbor,depan,aprilia,sxv,setang,renthal,fatbar,twinwall,spatbor,kolong,custom,by,caos,custombike,decal,tryink,saklar,ktm,caos,custom,bike,08170089400,
MotoBike - Lery Rachmat Rizky modifikator dari CAOS Custom Bike, paling suka bikin proyek coba-coba. Contohnya beberapa saat lalu memasang mesin Honda Tiger di sasis CRF, yang menurut beberapa modifikator sulit dilakukan.
 
Nah, pada proyek coba-coba terbaru, memasukkan mesin Yamaha Scorpio ke sasis Aprilia SXV, milik Mr. X asal Cinere, Depok, Jabar yang tak mau terkenal. "Ini proyek lebih sulit, honda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologihonda,motor,setting,suzuki,yamaha,modifikasi,otomotif,motobike,merek,bajaj,kawasaki,minerva,vespa,accesories,pasang,artis,bengkel,teknologimotobike,lery,rachmat,rizky,modifikator,caos,custom,bike,paling,suka,bikin,proyek,cobacoba,contoh,beber,saat,memasang,mesin,honda,tiger,di,sasis,crf,menurut,beber,modifikator,sulit,dilakukan,nah,pada,proyek,cobacoba,baru,memasukkan,mesin,yamaha,scorpio,ke,sasis,aprilia,sxv,milik,mr,x,asal,cinere,depok,jabar,tak,mau,kenal,proyek,lebih,sulit,mesin,scorpio,lebih,besar,sasis,sxv,gabungan,antara,alumum,tubular,ang,lery,san,modifikator,nyentrik,oh,iya,tahu,aprilia,sxv,kan,lo,motor,asal,italia,bergenre,supermoto,menggendong,mesin,vtwin,77ordm,ada,dua,pilihan,mesin,450,cc,550,cc,sxv,pu,kembaran,bernama,rxv,beda,merup,versi,offroad,maka,pakai,ban,tahu,sasis,sxv,golong,unik,selain,gabungan,alumum,besi,model,alis,bentuk,eye,catching,khas,rancangan,negeri,pizza,lengan,ayun,pun,menarik,menyiku,berlubang,tampak,futuristik,bobot,tentu,s,ringan,redamanan,kakikaki,tentu,s,maknyus,dipakai,stoppie,mr,testo,stabil,tuh,motor,memang,populasi,tak,bak,maka,dt,limbah,sulit,tak,heran,jika,harga,golong,mahal,menurut,lerry,belanja,limbah,svx,s,menci,rp,80,juta,belum,masuk,ongkos,pasang,lain,busyet,mahal,banget,ya,dt,mobil,seken,kondisi,s,tuh,maka,saat,gambling,pasang,mesin,scorpio,sudah,siapsiap,kalau,gagal,mesti,balikin,uang,konsumen,rp,50,juta,pr,lerry,bengkel,beralamat,di,jl,pancoran,barat,no,6c,jaksel,ta,pemasangan,mesin,scorpio,ke,rangka,sxv,memang,rumit,pertama,ada,bagian,rangka,sxv,mesti,dips,tepat,sisi,kanankiri,asli,membentuk,big,mirip,belah,ketupat,fungsi,pemegang,mesin,sxv,pas,di,bagian,tengah,paksa,dips,lantaran,mesin,scorpio,lebih,lebar,sehingga,mentok,biar,bagian,depan,mesin,225,cc,kepegang,sasis,dibikinkan,sasis,baru,model,alis,mirip,ducati,bentuk,jadi,mirip,memeluk,mesin,tak,ha,sisi,depan,bagian,belg,perlu,bikin,braket,baru,pakai,besi,pelat,sekitar,8,mm,biar,kuat,beg,pemegang,mesin,sisi,atas,semua,diatur,maksimal,agar,mesin,duduk,kuat,akhir,bikin,leher,knalpot,disambungkan,silencer,asal,negeri,valentino,rossi,leovince,akhir,proyek,pun,sukses,lerry,tak,jadi,kehilangan,rp,50,juta,tentu,malah,untung,hehehee,setelah,cobacoba,lagi,bos,data,modifikasi,upside,down,aprilia,sxv,swing,arm,aprilia,sxv,frame,aprilia,sxv,omol,kawasaki,dtracker,250,pelek,dpnblkg,excel,takasago,350x17,450x17,ban,dpnblkg,metzeler,1207017,1607017,sokbreker,belg,aprilia,sxv,per,mas,set,dpn,blkg,aprilia,sxv,cakram,kawasaki,dtracker,250,body,set,aprilia,sxv,handel,kopling,pivot,zeta,headlamp,aprilia,sxv,sein,drc,stop,lamp,aprilia,sxv,gas,spontan,domino,knalpot,leovince,rantai,rx,520h,sepatbor,depan,aprilia,sxv,setang,renthal,fatbar,twinwall,spatbor,kolong,custom,by,caos,custombike,decal,tryink,saklar,ktm,caos,custom,bike,08170089400,karena mesin Scorpio lebih besar dan sasis SXV gabungan antara aluminium dan tubular," terang Lery, sapaan modifikator nyentrik ini. 
 
Oh iya, tahu Aprilia SXV kan? Itu lo motor asal Italia bergenre supermoto yang menggendong mesin V-twin 77º. Ada dua pilihan mesin, 450 cc dan 550 cc. SXV punya kembaran juga bernama RXV, bedanya merupakan versi off-road, makanya pakai ‘ban tahu’. 
 
Sasis SXV tergolong unik, selain gabungan aluminium dan besi model teralis, bentuknya juga eye catching khas rancangan negeri Pizza. Lengan ayun pun menarik, menyiku dan berlubang, tampak futuristik. Bobotnya tentu saja ringan. Redamanan kaki-kakinya tentu saja maknyus, dipakai stoppie Mr. Testo sangat stabil tuh!
 
Motor ini memang populasinya tak banyak. Makanya dapat limbahnya sulit. Tak heran jika harganya tergolong mahal. Menurut Lerry belanja limbah SVX saja mencapai Rp 80 juta! Belum termasuk ongkos pasang dan lainnya. Busyet, mahal banget ya! Bisa dapat mobil seken kondisi mulus tuh. 
 
"Makanya saat gambling pasang mesin Scorpio, sudah siap-siap kalau gagal mesti balikin uang konsumen Rp 50 juta," papar Lerry yang bengkelnya beralamat di Jl. Pancoran Barat No. 6C, Jaksel. 
 
Ternyata pemasangan mesin Scorpio ke rangka SXV memang rumit. Pertama ada bagian rangka SXV yang mesti dipapas. Tepatnya sisi kanan-kiri yang aslinya membentuk bidang mirip belah ketupat, fungsinya sebagai pemegang mesin SXV pas di bagian tengah. 
 
Terpaksa dipapas lantaran mesin Scorpio lebih lebar, sehingga mentok. Biar bagian depan mesin 225 cc ini bisa kepegang sasis, dibikinkan sasis baru model teralis mirip Ducati. Bentuknya jadi mirip memeluk mesin.
 
Tak hanya sisi depan, bagian belakang juga perlu bikin braket baru, pakai besi pelat sekitar 8 mm biar kuat. Begitu juga pemegang mesin sisi atas, semua diatur maksimal agar mesin bisa duduk dengan kuat. 
 
Terakhir bikin leher knalpot, yang disambungkan dengan silencer yang juga asal negerinya Valentino Rossi, Leovince. Akhirnya proyek pun sukses! Lerry tak jadi kehilangan Rp 50 juta, tentunya malah untung, hehehee...
 
Setelah ini coba-coba apa lagi Bos? 
 
 
 
 
Data Modifikasi :
 
Upside Down         : Aprilia SXV
Swing Arm              : Aprilia SXV
Frame                     : Aprilia SXV
Teromol                  : Kawasaki D-Tracker 250
Pelek dpn-blkg       : Excel Takasago 3.50x17 & 4.50x17
Ban dpn-blkg          : Metzeler  120/70-17 & 160/70-17
Sokbreker belakang                    : Aprilia SXV
Kaliper + Master set dpn blkg    : Aprilia SXV
Cakram                     : Kawasaki D-Tracker 250
Body set                    : Aprilia SXV
Handel kopling        : Pivot Zeta
Headlamp                : Aprilia SXV
Sein                            : DRC
Stop lamp                  : Aprilia SXV
Gas spontan            : Domino
Knalpot                      : LeoVince
Rantai                        : RX 520H
Sepatbor depan       : Aprilia SXV
setang                        : Renthal Fatbar Twinwall
Spatbor kolong         : Custom by Caos Custombike
Decal                          : TRYINK
Saklar                         : KTM
Caos Custom Bike  : 08170089400

Modifikasi Yamaha Scorpio - Kalajengking Streetfighter

Modifikasi Yamaha Scorpio - Kalajengking Streetfighter

Share on :
Modifikasi Yamaha Scorpio - Kalajengking  Streetfighter untuk masalah ubahan bodi jadi super penting. Motor asal Cilacap ini dibuat dan disiapkan untuk beradu di ajang contezt. Modifikator beken  ini merangkai pola bodi dengan konsep streetfighter ala West Jateng Style alias WJS. Modifikator kucil alias kurus kecil ini memulai ubahan dengan memotong habis sasis belakang. Maksudnya, dipotong dari pangkal dudukan sasis di belakang as lengan ayun. Sebab Modifikator membuat konstruksi baru agar buntut lebih pendek dan simpel, sasis bagian atas center back bone juga dipangkas. Gantinya, "Memakai pipa 22,5 mm sebagai rangka baru, fungsinya cuma sebagai dudukan jok depan.

Modifikasi Yamaha Scorpio.jpg

Sementara dudukan bawah sengaja digeser rada naik agar tidak terlihat menumpuk antara bodi dan swing arm. Modifikasi Yamaha Scorpio, Kalajengking  Streetfighter ini memiliki jarak namun tetap terlihat dinamis,  makanya rangka dengan konstruksi baru lebih simpel. Dudukan ujung bodi belakang cuma pakai braket kecil. Olahan bodinya, modifikator mengacu pada aplikasi Bodi Konsep (Bulldog). Modifikasi Yamaha Scorpio berbuntut kecil dengan badan bagian depan besar. Bagian awal olahan bodi fokus pada dimensi tangki. Untuk urusan bentuk tangki, modifikator hanya mengukur dimensi tempat duduk, dibuat dengan tinggi sekitar 70 cm dari atas tanah. Itu sesuai postur tubuh pemilik motor yang sedang-sedang saja.

Modifikasi Yamaha Scorpio_a.jpg

Terlihat besar memang, namun jika ditengok dari atas baru ketahuan kalau dimensi tangki sebenarnya memang kecil. "Sengaja dibuat pipih pada bagian belakang, agar enak dikempit jika dipakai riding. Olahan bodi besar tentunya disesuaikan aplikasi roda besar. Untuk bagian ini Modifikator comot satu set kaki-kaki dari Suzuki Hayabusa. Lengkap mulai pelek, sokbreker dan peranti pengereman. Minim kendala ditemui, sebab bagian depan cuma ada beberapa penyesuaian saja.

Contohnya dudukan komstir yang perlu diatur ulang. "Juga sok belakang bawaan Hayabusa gak bisa dipasang. Sebab terlalu panjang. Jalan keluarnya pakai sok orisinil Yamaha Scorpio. Cuma konstruksi unitrack masih dipakai, sehingga rebound tetap nyaman. Pada bagian bawahnya memiliki lengkung dinamis dengan sambungan antar bodi rapat, sehingga terlihat rapi dan halus

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 120/70-17
Ban belakang : Pirelli 190/55-17
Swing arm : Hayabusa
Sok depan : Hayabusa
Setang : Top Secret
Knaplot : Yoshimura

Modifikasi Yamaha Scorpio Model Chopper

Modifikasi Yamaha Scorpio Model Chopper

Modifikasi Yamaha Scorpio Model Chopper Untuk customnya, pertama disasar memperkuat konsep chopper dulu. Yang dimanfaatkan hanya mesin Scorpio. Rangkanya dirancang ulang jenis hardtail sebagaimana kebanyakan chopper. Walau nggak begitu padat, karya Tom mengingatkan ke Style New Yorker. Gaya ini biasa diterap almarhum Indian Larry dari Gasoline Alley, atau nama bengkel setelah kematiannya, Indian Lary Legacy. Gaya-gaya ini sangat dekat dengan traditional choppers. Cirinya rake standar, raiser pendek dan setang ape hanger yang menyerupai tanduk devils, yakni gaya curva relatif tinggi.

Modifikasi Yamaha Scorpio Model Chopper.jpg

Di bagian depan juga semua dibuat padat dan berotot. “Sok dipilih milik Suzuki Bandit 400, lampu depan konvensional bulat variasi moge dan sepatbor minimalis agar motor tampil elegan,” buka Tom yang karyanya agak dekat dengan selera builder dunia semisal Cyeril Huze atau Harold Pontarelli.

Gaya choppers bernuansa jadul dilakoninya dengan down tube dobel yang dekat dengan selera chopper Amerika. Tom tidak merapatkan wilayah ini seperti karya sebelumnya yang bercirikan skandinavian. “Semuanya mendekati bob-chop, karena pilihan ukuran ban di depan dan belakang sama, yaitu 16 inci,” ungkapnya lagi. Yap, pilihan ban inilah yang membuat gayanya bob-chop!

Setelah secara konsep sudah didapat, Tom tinggal menuntaskan sisi detail. Permainan list dari besi padat yang dikrom jadi daya tarik khusus. Lihat di sektor fender struts belakang. Chopper klasik dengan sissybar menjulang jadi andalan Tom kali ini.

Ia juga perlu modifikasi lagi agar ciri khas rumah modifikasinya nongol. Nggak cuma dibaut dari bawah sumbu roda ke atas, mereka menambahkan ornamen lagi dengan besi padat mengikuti lengkungan sepatbor ke tengah

Modifikasi Yamaha Scorpio Model Chopper_a.jpg

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Dunlop H-D 16 inci
Ban belakang : Dunlop H-D 16 inci
Pelek: Hand made 16 inci
Lampu : Option

Modifikasi Scorpio Z

Modifikasi Scorpio Z

pio-modif1.jpg
Mungkin banyak di antara kita yang ragu apakah Scorpio cukup bagus dimodifikasi. Alasannya bodi motor ini cenderung kaku dan sulit dicarikan komponen modifikasi yang tepat. Tentu saja asumsi ini keliru. Justru karena motor ini memiliki karakter yang spesifik, maka modifikasinya bisa lebih terarah. Model dan basis mesin enduro yang diwarisi dari motor supercross Yamaha, membuatnya sangat pas untuk dipermak supermoto. Tinggal cari swing arm yang sedikit lebih panjang dan sok depan yang lebih tinggi, beres sudah. Jika ingin lebih pas lagi, ban depan belakang dibekali velg 17-17 yang sedikit lebar dan ban balap. A supermoto was born!
Namun bagaimana jika ada yang menginginkan aliran modifikasi yang lain, namun juga tidak wagu? Boleh simak hasil modifikasi saya bersama seorang teman yang kebetulan pemilik motor ini di Jakarta.
Motor ini boleh disebut mengusung tema streetfighter minimalis. Karena itu beberapa aspek utama seperti bodi dan lampu tetap dipertahankan. Cukup mengganti komponen kaki-kaki yang sedikit lebih besar, namun tetap dipilih yang mendekati dimensi dan model asli Scorpio. Wajar saja, pemiliknya dulu doyan speed-touring dengan motor lamanya, Thunder 250 yang dikenal garang dalam perjalanan panjang. Namun menurutnya, Thunder agak memble di jalur pendek dalam kota. Doi lalu memilih Scorpio Z yang gesit dan bertenaga badak guna melepas hasrat putaran bawah-atas di perjalanan dalam maupun luar kota. Karena itu, modifikasi kaki-kaki harus bisa mempertahankan kemampuan ”berlari” kencang.
Sok Lebar FXR
Untuk memperoleh proporsi sekaligus menjaga bobot, dipilih sejumlah komponen kaki-kaki FXR. Mulai dari sok depan, swing arm, hingga velg dan cakramnya. Sok depan FXR yang paling lebar di kelasnya sehingga memiliki stabilitas yang bisa diandalkan pada saat menikung maupun melakukan pengereman. Lebar segitiga sok ini sama dengan milik Thunder 250 yang bertipe teleskopik maupun RS 125 yang model upsidedown.
pio-modif2.jpg
Yang membedakan ketiganya hanyalah dimensi as sok. Makin besar tentu saja makin stiff (kaku dan kuat). Dimensi as yang agak kecil juga berarti lebih ringan. Kelebihan lain, sok depan ini memiliki balancer yang lumayan besar di tengah antara roda dan segitiga bawah sehingga getaran mesin 4 tak yang gahar bisa diredam. Sudah jadi pengetahuan umum jika beberapa motor 4 tak ber-cc besar seperti Tiger dan Scorpio diproduksi dengan segitiga kecil. Akibatnya bukan saja kurang manis, tapi juga getaran sok hingga sok ban depan lumayan terasa.
Memilih sok FXR juga berarti mengurangi resiko ejekulasi dini. Lho? Karena sok ini masih terbilang muda dibanding rata-rata limbah sok moge yang usianya 10-20 tahun. Lebih gesit naik-turun dan resiko apkir bisa ditepis. Sparepartnya pun masih tersedia jauh leebih banyak dibanding misalnya jika anda menggunakan sok moge. Sebab anda harus berburu sparepart sok moge bila terjadi kerusakan.
Banana-Unitrack
Memilih swing arm selalu gampang-gampang susah jika anda melakukan modifikasi. Jika anda teledor bisa saja memilih arm tanpa unitrack alias monosok konvensional. Padahal monosok jenis konvensional seperti limbah Hornet 125 atau TZM justru mengurangi stabilitas dan pengendalian motor modifikasi. Pengalaman banyak pemakai monosok konvensional menunjukkan seringnya ban motor kehilangan traksi. Resikonya slip yang membahayakan pengendara maupun pemakai jalan lainnya.
pio-modif3.jpg
Lalu mengapa memilih arm FXR yang aslinya tidak berunitrack? Simple saja. Pertama, swing arm FXR memiliki model banana yang unik. Tidak begitu melengkung dan panjang, serta pas model dan ukurannya dengan Scorpio. Model setengah pisang (semi-banana model) memiliki lekuk yang pas dengan bodi samping-belakang dan model tangki Scorpio yang cenderung kotak. Ini sama saja dengan kecocokan arm Aprilia RS 125 dengan model tangki dan bodi samping belakang Tiger. Hasilnya akan tampak sebuah garis X dari buntut dan arm menuju tangki dan sok depan motor.
Kedua, panjang arm FXR cuma berselisih +4 cm dari arm asli Scorpio. Jika menggunakan arm Aprilia RS akan molor sekitar 7 cm dan arm mito akan molor 12 cm. Hasilnya ujung ban dan buntut akan sejajar sehingg tak ada lagi kesan buntut ngejar ban. Lagi pula stabilitas akibat sedikit bertambah panjangnya arm akan diperoleh, tanpa perlu mengurangi handling dan kegesitan Scorpio yang selegendaris RX King itu. Namun berhubung arm FXR aslinya masih menganut sok konvensional, maka perlu dibuatkan unitrack. Dalam kasus ini bukan hal sulit karena bisa memanfaatkan unitrack dan sok bawaan asli Scorpio. Tinggal buatkan braket yang pas, maka stabilitas dan kenyamanan bisa diperoleh. Namun hati-hati dalam letak dan pengelasan jika tidak ingin pemasangan braket sia sia dan gampang copot.
Ketiga, arm yang dipilih pemilik motor ini sangat mulus. Apalagi kebetulan sudah dikrom yang lumayan paten. Tampilan manis pun bisa diperoleh. Juga tampak elegan karena serasi dengan komponen-komponen lain yang juga kinclong.
Racy Palang 5
Saat sang pemilik bersikeras memasang velg orie FXR di motor ini, saya tidak lupa bertanya. Bahkan beberapa kali. Apa yakin tidak ingin menggunakan velg GSX 400 atau Aprilia RS 125 yang lebih lebar dan gahar? Rupanya kawan saya ini lebih fanatik dengan merek Jepang yang disandang FXR. Menurutnya velg Enkei bawaan FXR sangat ringan dan kuat. Maklum saja velg ini masih asli made in Jepang.
pio-modif4.jpg
Keuntungan lain ukuran ring velg berpalang 5 ini adalah 17 inchi depan belakang. Maka nuansa speed bisa diraih dan tentu saja tidak pasaran untuk Scorpio. Apalagi ditambah cakram lebar 290 FXR depan dan 230 belakang yang paten, tinggal tambah Brembo untuk depan dan Nissin moge untuk belakang, langsung ciet!
Untuk menambah kesan gahar, velg depan menggamit Battlax BT 39 90 depan dan BT 45 130 belakang. Tak pelu seken-sekenan, sebab stok di Jakarta cukup banyak untuk merek dan tipe ini. Cukup dengan 900 ribu, maka slogan “no power without control” menjadikan motor ini gahar, kencang, dan sekaligus aman…
Nikmati terus sensasinya bro!!!!

Data Modifikasi:
Fork dan segitiga sok depan: Teleskopik Suzuki FXR 150
Swingarm: Banana Suzuki FXR 150 (dikrom)
Sok belakang/unitrack: Orie Scorpio
Velg depan-belakang: Suzuki FXR 150
Cakram+kaliper rem depan: FXR dan Brembo Aprilia RS 125
Cakram+kaliper rem belakang: FXR dan Nissin (CBR)
Ban depan: Bridgestone Battlax BT 39 90/70/17
Ban Belakang: Bridgestone Battlax BT 45 130/70/17

Yamaha Tenere XT660Z ABS & Scorpio Z

Yamaha Tenere XT660Z ABS & Scorpio Z, Ubahan Khusus Ring of Fire

Spesifikasi standar sudah cukup untuk taklukan Ring of Fire Adventure stage 2
Yamaha Indonesia tidak main-main perihal dukungannya terhadap tim Ring of Fire Adventure (RoFA). Buktinya, Yamaha mendatangkan 5 buah Yamaha Tenere XT660Z ABS dengan spesifikasi Eropa. Selain itu ada juga 2 buah Yamaha Scorpio Z sebagai pendamping dari Yamaha Tenere.

Agar memudahkan perjalanan, modifikasi kedua tipe motor ini pun harus dilakukan. Mengingat rute yang ditempuh sangat menantang. Rombongan yang dipimpin oleh Youk Tanzil akan melintasi kota-kota pulau di Sulawesi dan Maluku.

Start pada 8 April 2012 mendatang, rute yang dilalui mulai dari Makassar–Maros–Banti Murung–Tana Toraja–Suroako–Kendari–I. Muna–Pulau Buton–Poso–Tanjung Api–Palu–Gorontalo–Tomohon–Manado–Bitung.

Lalu ke Maluku. Mulai dari Ternate–Halmahera-Pulau Morotai–Tidore–Bacan–Ambon–Pulau Buru–Pulau Seram–Pulau Saparua–Pulau Banda Naira–menyebrang ke Surabaya dan finish di Jakarta.

Sebelumnya RoFA telah sukses dengan ekspedisi fase pertama yang dilakukan pada April 2011 lalu. Saat itu, selama 55 hari tim RoFA menempuh rute Kupang-Timor dengan total jarak 6.000 km. Tim ini juga melalui 9 provinsi dan 5 gunung berapi.

Yuk kita lihat detail modifikasinya. Mulai dari Yamaha Tenere XT660Z ABS. Motor ini mengusung mesin 1 silinder 660cc, mesin SOHC 4 klepnya memiliki torsi besar. Yamaha mengklaim 58 Nm di 5.500 rpm. Sedang powernya mencapai 48 PS pada 6.000 rpm.
Cuma ditambah boks bagasi dan perangkat navigasi
Jarak main suspensinya juga panjang, mirip motor trail. Sokbraker teleskopik di depan mampu bergerak sejauh 210 mm. Kombinasi roda depan dan belakangnya juga sdah trail tulen. Ring 21 inci di depan roda depan dan 17 di belakang. Jadi jangan heran jika motor bergenre adventure ini tidak terlalu banyak mengalami rombakan.

”Kami hanya menambahkan beberapa box yang dipasang di samping kiri dan kanan. Box-nya sendiri, kami menggunakan buatan Indonesia yang didisain khusus untuk perjalanan kali ini," jelas Youk Tanzil.

"Selain itu ditambah juga dengan beberapa perangkat elektronik dari Panasonic,” sambungnya. Beberapa piranti navigasi, GPS hingga perangkat komunikasi juga memenuhi panel indikator di depan setang.
 Kaki-kaki banyhak diubah, sok depan sudah pakai upside down dan ganti pelek ring 17 inci
Sedang 2 buah Yamaha Scorpio Z yang ikut serta, butuh lebih banyak modifikasi. Suspensi depan misalnya, diganti upside down dari Showa. Pelek jari-jari ring 17 inci juga menggantikan pelek palang 18 inci bawaan motor.

"Lainnya paling ban diganti menggunakan semi trail. Setang juga diganti pakai punya trail,” jelas Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia. "Sedang mesinnya tidak mengalami modifikasi, karena sudah dirasa cukup untuk menaklukan jalur yang akan ditempuh oleh team Ring of Fire Adventure,” ungkap Indra.

Yamaha Scorpio Z

Yamaha Scorpio Z, Total Meniru R6


Alvin Agustinus total merombak Yamaha Scorpio Z miliknya. Meniru Yamaha YZF-R6 tapi bukan sekadar ganti baju jadi R6. Itu sih aspal, tampang luar doang yang R6, rangkanya enggak ikut dirombak. Tipu, wuuuuu....

Berbeda dengan Alvin yang juga memangkas 2/3 bagian frame asli Scoprio. “Yang masih tersisa tulang pegangan mesin. Sisanya sudah dipotong dan dibikin baru lagi,” beber Alvin yang tinggal di kawasan Jingga Puspita, Bandung itu.

Artinya, backbone alias rangka di bawah tangki dan subframe sudah dibikin baru. Semua ini dilakoni untuk mengikuti desain bodi yang mengarah R6 sungguhan. “Karena kalau mempertahankan rangka asli terkendala tulang di bawah tangki, enggak bisa dipasang deltabox. Makanya, mesti dibikin baru,” jelas Alvin.
 Buntut bisa disetel. Swing arm menyesuaikan panjang buritan
Mencoba mendekati desain rangka R6, subframe di bawah jok yang dianggap Alvin susah pengerjaannya. Sulitnya penggarapan rangka di bawah tempat duduk karena dibuat agak berbeda. Bukan seperti rangka di bawah jok umumnya.  “Dibikin bisa disetel. Jadi, buntutnya bisa diset sampai nungging banget,” tutur Alvin yang berumur 31 tahun itu.

Subframe di bawah jok memanfaatkan pipa kotak dengan ketebalan hampir 3 mm. Berbeda dengan frame aslinya Scorpio yang menggunakan pipa bulat dengan ketebalan kurang dari 2,5 mm.

Untuk penyetelannya, tulang di bawah jok dibikin tiga lubang. Sebagai penguatnya ada pelat besi yang dilas untuk siku di bagian atas rangka tengah. “Buat penguncinya pakai baut L 14,” tutup Alvin.

Yamaha Scorpio


Yamaha Scorpio Deus Bali 13 460x307 Yamaha Scorpio Bergaya Jap Style di Bali
DENPASAR (DP) — Deus Bali, spesialis pembuat motor custom, memperlihatkan sebuah sepeda motor modifikasi bergaya Jap Style yang ciamik. Berbasis Yamaha Scorpio, motor modifikasi bernuansa retro ini bisa dilihat di website Deus Bali sejak Rabu (11/1) lalu.
Dalam artikel di website disebutkan, motor berkelir hitam tersebut dibangun untuk seorang teman yang berdomisili di Jakarta. Motor itu pun rencananya akan segera dikapalkan menuju Ibu Kota dari Bali.
Deus Bali mengaku membangun motor tersebut dari basis Scorpio. Namun hanya mesin dan rangkanya yang terpakai. Sementara semua komponen hasil pretelan dibiarkan tak terpakai.
Menurut workshop beralamat di bilangan Cangu, Kuta, Bali ini mesin dan rangka Scorpio perlu digabungkan dengan komponen dan suku cadang pilihan yang diimpor agar bisa tampil memikat.
Sebut saja, setang model street tracker lansiran Ventura. Lewat setang ini “Mustang” tampak lebih gagah dan sedikit bernafas hot rod. Terlebih ban Avon berprofil gemuk ikut dipasang. Uniknya, ukuran ban dibedakan. Untuk bagian depan berdiameter 19 inci, sedangkan belakang 18 inci.
Deus Bali juga mengaku telah membuat sendiri desain tangki bensin dan knalpot bercincin alloy. Seperti diketahui, perusahaan berbasis di Australia ini memang piawai untuk urusan membuat tangki retro. Bahkan bangku panjang berbahan kulit diakui sebagai buatan tangan.
Sementara itu, guna meningkatkan nilai klasik, swingarm GSX250 dikaitkan di roda belakang dengan shock lansiran IKON 36 cm. Lampu depan tampak eksklusif karena menyomot milik Harley-Davidson. [dp/GRG]

Modifikasi Yamaha Scorpio Full Track Bratstyle

Modifikasi Yamaha Scorpio Full Track Bratstyle

Karya barudak Street Demon Bandung memang menggambarkan visi dan misi kumpulan non-klub ini. Beraneka ragam motor asal dicustom. Sipnya, pengertian mereka soal modifikasi terbilang luas dan tergantung taste masing-masing. Beberapa suka traditional chopper, bobber, classic-retro, café racer, scrambler dan banyak lagi. Bahkan ada juga yang braty sampai street tracker.

Membuktikannya, comot dua anggota mereka, Yuska Omes Irawan dan Exa yang sedang enjoy bareng rekan-rekannya di acara amal dan buka bersama. Yuska memilih Brat Style gaya Bandung.

Kali pertama melihat MOTOR Plus jatuh hati! Omes sebagai owner dan builder sangat jeli melihat ‘kelebihan’ sasis asli Yamaha yang double down-tube. Modal ini baik untuk aliran choppers efisien apalagi braty. Konstruksi sasis tubular beraroma klasik membuat imajinasi aliran ini bisa berkembang.





Dari awal, teguh pada filosofi chopper yakni meminimalisir keseluruhan bodi. Semua dibuat lebih kecil dari tampilan standar Scorpio, jauh lebih ceper dan slim. “Double sok belakang dibuat ceper, antara roda dan sepatbor sempit. Untuk menghindari tidak bergesekan saat kena beban, sok keras, pakai Jupiter MX 135LC dua buah,” jelas Omes. Tentu kenyamanan jadi nomor sekian, saat riding seperti motor hardtail. ”Enggak rigid total, tetap ada redaman,” jelasnya.

Beda dengan Exa yang punya bengkel Dadang Modip dari Street Demon Buitenzorg Bogor. Lebih sreg milih flat track. “Tapi sama-sama khas tatar priangan kok, buktinya nama bengkel bukan modif tapi modip,” kekehnya.

Untuk ridiabilitas, ground clearance tinggi dan nyaman diajak daily riding. Bahan sasis Scorpio fleksibel untuk flat track juga gak banyak ubahan, hanya sedikit sentuhan pada sektor belakang, menyesuaikan buntut. (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI YAMAHA SCORPIO
Scorpio 2008 Flact Track
Pelek depan : 1,85x17
Pelek belakang : 2,50x18

Scorpio 2007 Bratstyle 2007
Pelek depan & belakang : Champ 2,50x18
Ban depan & belakang : Swallow 400x18

Modifikasi Yamaha Scorpio Z Menjadi Yamaha M1



Modifikasi Yamaha Scorpio Z Menjadi Yamaha M1Salam kenal, nama saya Hendra Setiawan yang memiliki motor Yamaha Scorpio Z tahun 2006. Saya sangat menggilai motor-motor sport yang berlaga di MotoGP, karena itu saya berniat mengubah tampilan motor saya menjadi motor konsep Yamaha M1. Saya mau motor impian saya mirip dengan aslinya. Untuk mendukung itu, warna dasar  hitam saya akan rubah menjadi merah maroon. Saya membutuhkan spesifikasi data untuk estimasi biaya dan bahan-bahan apa saja yang diperlukan serta memakan waktu berapa lama.
Hendra Setiawan, Pemilik Yamaha Scorpio Z (Jakarta Selatan)
Terimakasih untuk bro Hendra Setiawan yang sampai saat ini masih mengikuti perkembangan dunia modifikasi. Saya selaku pemilik bengkel modifikasi Tauco Custom akan memberikan masukan dan berusaha untuk memecahkan keinginan mas Hendra. Untuk memodifikasi motor Yamaha Scorpio Z memang tidak memerlukan bahan-bahan tambahan untuk membuat dudukan baru di sektor rangka. Pasalnya motor sport sudah disesain kokoh dan rangkanya sudah tinggal mengikuti konsep modifikasi.
Untuk membuat modifikasi model Yamaha M1 memang kesulitan hanya pada sektor pembuatan ‘baju baru’. Selain itu, pengukuran pada swing arm dan penambahan pada buntut motor harus sesuai agar tidak melenceng atau kepanjangan. Perlu diketahui bahwa Yamaha M1 merupakan motor replika yang masih jarang atau bahkan tidak ada. Beda dengan Yamaha R6 atau Yamaha V-Max sekalipun yang sudah bisa dipesan dan tersedia di dealer.

Untuk step awal sama seperti modifikasi motor-motor terdahulu. Setelah melucuti semua bodi dan sektor rangka,  pengukuran ulang dilakukan untuk membuat bodi sesuai konsep modif yang diinginkan. Kendati demikian ada beberapa tahapan sebelum memulai untuk merealisasikan mimpi sang empunya motor. Diantaranya adalah : Konsep, Realisasi Konsep (kaki-kaki, rangka, bodi, finishing, kelengkapan atau aksesoris), Quality Control dan terakhir adalah Test Ride (Uji kelayakan motor setelah dimodifikasi).
Selanjutnya adalah menentukan dan menyediakan sembako modifikasi untuk memperlancar pekerjaan. Dalam hal ini, apa yang dibutuhkan motor untuk mencapai kesempurnaan harus disediakan. Namun demikian harus dirinci terlebih dahulu apa saja yang akan diganti. Kebanyakan modifikasi untuk motor sport berkisar pada pergantian swing arm, shock depan, velg depan dan belakang, rangka, headlamp, stop lamp, knalpot, bodi (full set) serta aksesoris tambahan untuk menyesuaikan dengan konsep Yamaha M1.
Sementara untuk biaya dan lama pengerjaan tergantung permintaan konsumen. Maksudnya, biaya kita sesuaikan dengan kebutuhan modifikasi. Jika memang item atau sembako modif yang diperlukan banyak, maka kita akan merinci terlebih dahulu bersama-sama. Untuk pengerjaan, seperti modifikasi dengan konsep sama sebelumnya, paling hanya akan memakan waktu sampai dua bulan. Namun, jika memang  sedang kosong pengerjaan akan rampung dalam waktu satu bulan.

MODIFIKASI NEW SCORPIO Z 2010

MODIFIKASI NEW SCORPIO Z 2010

 
 
 
 
 
 
4 Votes
Ya, disini gue bakal kasi tau bagian apa aja yang perlu sentuhan modifikasi untuk scorpio yang baru dilaunching oleh YMKI. Secara desain motor ini emang lebih kekar dari scorpio lama, tetapi menurut naluri modifikasi gue, ada beberapa bagian dari scorpio baru ini yang perlu dimodifikasi agar tampilannya lebih muscle en enak dilihat.

Bagian yang perlu di modif ::
1. Headlamp :: gak enak diliat :-( sebaiknya headlamp pakai punya sang adik, yaitu byson.
2. Pelek :: koq masih 18 inci sih?? :-( kenapa gak pakai 17 inci??
3. Rem belakang :: tromol mode on :-(
4. Spion :: klasik
Daftar belanjaan ::
1. Headlamp yamaha byson, ya tuk memperbaiki “wajah” si kalajengking, sepertinya cocok pakai “wajah” banteng BYSON. setidaknya wajahnya jadi seperti ini :

2. Pelek ring 17 inci :: untuk ini bisa pakai part aftermarket dari brand power, untuk harga Rp. 1,5 juta. selain berdiameter 17 inci, pelek ini cukup lebar. setidaknya motor jadi lebih muscle, liat gambar :

3. Cakram belakang :: untuk cakram sudah banyak dipasaran, untuk rekomendasi saya sarankan pakai punya PSM, karena dari sisi kualitas cukup baik. Tapi cakram ini baru tersedia buat MX dan VIXION, tapi tak apalah toh pemasangannya perlu sedikit modifikasi. untuk harga ada di kisaran Rp. 750 ribu – Rp. 1 jutaann.  Gambarnya :

4. Spion :: Untuk part ini silahkan sesuaikan selera saja, tapi kalau saya lebih memilih spion punya NEW JUPITER Z, bentuknya lebih sporty n lebih safety.
5. Spatbor kolong :: part ini sih optional, terserah mau dipasang apa nggak, tapi sebagai rekomendasi saya menyarankan di psang, dengan begitu tampilan kaki belakang SCORPIE lbih padat berisi. Part bisa pakai aksesori aftermarket, ninja 2 tak, atau punya sang adik BYSON. sesuaikan selera dan budget yang tersedia. Untuk harga kisaran Rp. 100 ribu – 700 ribu.

Demikian wejangan dari saya. selamat modif !!!